Langsung ke konten utama

HANYA AKU DAN RASA

 HANYA AKU DAN RASA

by myjee4u


kau adalah duri di ujung jemariku
sakit dan manis menyatu jadi satu rasa
aku menelan luka itu sendirian
tanpa pernah punya ruang untuk mengaku

aku mencintaimu diam-diam
tanpa balasan, tanpa tatapan kembali
rasa ini seperti mati
tapi jiwaku tak pernah selesai menetap padamu

waktu bergerak, hatiku tertinggal
kau jalan tanpa menoleh
aku tetap menghadap satu arah
tanpamu, semuanya jadi abu yang memutih

namamu terkunci dalam tidur
suaramu bergema di liang sunyi telinga
hangatmu menetap seperti sisa mimpi
aku kirimkan doa setiap malam, diam-diam

mencintaimu adalah obat sekaligus bencana
merindukanmu adalah bilah yang membuka luka
dan aku tak punya apa pun kecuali renjana
yang tak kau minta, tapi tetap menahun

semesta tak akan bertanya
kenapa hanya aku dan rasa
yang berusaha terbiasa
mencintai sendirian adalah hal paling luar biasa


Cirebon, 5 Juli 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertunjukan Teater : Antara Emosi, Pikiran, dan Posisi Penonton

A.  Perbandingan Pertunjukan yang Mengaduk Perasaan dan Menggugah Pikiran     Dalam dunia teater, setiap pertunjukan memiliki cara sendiri untuk mempengaruhi penontonnya. Pertunjukan teater secara umum terbagi dua: pertunjukan yang mengaduk perasaan dan yang menggugah pikiran. Mengadu perasaan dan menggugah pikiran sama-sama penting. Pertunjukan yang mengadu perasaan hampir seluruhnya bertumpu pada emosi dan empati. Pementasan jenis ini berupaya membuat penonton larut dalam alur cerita, konflik, dan kehidupan batin tokoh-tokohnya. Akting, musik, pencahayaan, dan dialog digunakan untuk membangun suasana yang bisa menggetarkan penonton. Penonton tidak lagi sekadar menyaksikan peristiwa, tetapi menjadi bagian dari kesenian. Contoh yang paling mudah, kisah tragedi atau kisah keluarga yang menyentuh seringkali penonton secara emosional terbawa, menangis, marah, dan terharu, dan ikatan yang ditoken terbangun. Berbeda, pada bagian menggugah pikiran, pertunjukan ini lebih berfoku...

SHADOW OF MY HEART on Wattpad : Chokun To Gerin

ANGIN YANG KEMBALI DARI LAUT by myjee4u aku pernah menatapmu seperti menatap sebuah rumah yang tidak dibangun dari tembok, tapi dari rasa pulang kamu pernah menyebut namaku tanpa suara dan itu sudah cukup untuk membuat seluruh dunia berdetak jika suatu hari ada angin datang dari arah laut dan kamu merinding kecil jangan kaget barangkali itu cuma aku sedang kembali lewat udara yang pernah kita bagikan berdua kita pernah jadi satu garis tipis di antara ribuan garis orang lain dan itu lebih dari cukup untuk hidup selamanya di dalam diam yang kau simpan. Pattaya Beach, 0x 0x x0xx

Di Balik Pena

      Dia bangun pagi dengan kepala berat dan tubuh lelah, meski tidur semalaman penuh. Suara alarm berdering, tapi rasanya seperti gema yang jauh. Ia menarik selimut tipis yang sudah kusam, menatap jendela kecil di kamar sempitnya. Di luar, dunia tetap berjalan—ramai, bising, dan tak peduli padanya.      Sejak kecil, ia tidak pernah benar-benar punya rumah. Tidak ada orang tua yang memeluknya, tidak ada tempat yang membuatnya merasa aman. Ia selalu dioper dari satu orang tua ke orang tua lain, dari satu keluarga pengasuh ke keluarga pengasuh berikutnya. Ia tahu, sejak awal, dunia ini seakan memutuskan bahwa dirinya adalah anak yang “tidak diinginkan”.      Di sekolah, hidupnya tidak lebih mudah. Ejekan dan pukulan datang silih berganti. Kata-kata itu—“aneh”, “bodoh”, “jelek”—tertanam dalam jiwanya seperti duri yang terus menembus. Lama-lama, ia belajar untuk menelan rasa sakit itu sendiri. Ia belajar untuk tersenyum meski ingin menangis. I...